Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Zaitun

Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Zaitun

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Zaitun – Tanaman zaitun memiliki nama latin olea europaea l dengan klasifikasi ilmiah adalah sebagai berikut :

  • Kerajaan : Plantae / tumbuhan
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Kelas : Magnoliopsida
  • Ordo : Lamiales
  • Famili : Oleaceae
  • Genus : Olea
  • Spesies : Olea Europaes L

Morfologi Dan Deskriptif Tanaman

Zaitun termasuk ke dalam tanaman tahunan yang sangat mudah berkembang biak termasuk di lahan yang kering yang mana tanaman ini secara umum hidup pada ketinggian sekitar 3 m dari permukaan laut. Penyebaran zaitun meliputi iklim – iklim panas sampai iklim sedang yang kebanyakan jenisnya dapat ditemui di Benua Asia dan kawasan laut tengah.

Baca Juga : Morfologi Sisik Naga

Tanaman zaitun memiliki daun yang berbentuk lonjong memanjang mulai dari pangkal dengan ujungnya meruncing berwarna hijau keabu – abuan dengan kondisi gambaran tulang daun yang jelas. Berbunga putih agak keungu – unguan yang menarik dan sangat indah dimana masing – masing batang akan muncul bunga di sela – sela daunnya. Berbuah dengan daging berwarna kuning agak tua dengan kulit buah pada umumnya hijau tua keabu – abuan, biji buah berwarna coklat muda hingga coklat tua berukuran kecil – kecil yang mana pohonnya mencapai ketinggian sekitar 5 s/d 8 meter berbuah sejak berumur 2 tahun dan mampu bertahan sampai umur 90 s/d 95 tahun.

Kandungan Di Dalam Minyak Zaitun

Minyak zaitun adalah minyak lemak yang didapatkan melalui rangkaian proses pemerasan dingin biji – biji matang dari tanaman zaitun. Kualitas minyak terbaik diperoleh dari buahnya yang sudah ranum tetapi belum seratus persen matang di pohon. Masing – masing buah zaitun mengandung 80% air, 15% minyak, 1% protein, 1% karbohidrat dan 1% serat, Sedangkan kandungan vitamin antara lain vitamin B1, B2, C, E, K dan zat besi. Minyak zaitun juga banyak mengandung asamemak berupa asam oleat atau omega 9 sejumlah 79%, asam palmitrat atau asam lemak jenuh 11%, asam linoleat atau omega 6 sebesar 7% dan asam stearat sekitar 2%.

Khasiat Dan Manfaat Dari Minyak Zaitun

Minyak zaitun bisa dikonsumsi dan digunakan untuk pemakaian luar yang berkhasiat untuk pencahar lemak, dosis yang diperlukan adalah antara 12 ml hingga 50 ml. Buah zaitun yang bercita rasa agak pahit tidak dapat dimakan secara langsung tetapi dibuat olahan dan diambilnya minyaknya.

Dalam Al – Qur’an buah zaitun adalah 5 kali bersama dengan buah lainnya seperti tin, anggur, delima, tamar dan 2 kali berdiri sendiri bermanfaat besar dalam dunia pengobatan dan kecantikan.

Zaitun yang sudah diolah menjadi minyak maka berdasarkan penelitian komposisinya akan banyak mengalami perubahan antara lain minyak zaitun mengandung omega 9 sekitar 55 s/d 83 persen, zat besi dan kalsium yang terkandung di dalamnya sekitar 11 persen, asam linoleat atau omega 6 sebanyak 7 persen, polifenol dan potassium sekitar 2 persen dan terdapat vitamin E dan K di dalamnya dalam jumlah yang seimbang.

Karena di dalamnya ada banyak sekali kandungan senyawa aktif yang bermanfaat bagi kesehatan, maka tidak mengherankan apabila banyak orang memanfaatkan dan mengolahnya menjadi benda yang memiliki nilai jual tinggi di pasaran mislnya pengolahan termahal adalah untuk mencampur bahan untuk membuat lipstick dan perlengkapan kosmetik lain yang aman dan menyehatkan bagi kulit manusia.

Dalam dunia pengobatan, zaitun dapat mengobati penyakit stroke, mencegah penyakit jantung, mengobati kanker, mencegah diabetes, dan menghilangkan nyeri sendim dengan cara setiap hari setelah makan meminum 2 sendok makan minyak zaitun. Minyak ini juga bagus difungsikan sebagai tonik untuk menyuburkan rambut.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang klasifikasi dan morfologi tanaman zaitun, semoga bermanfaat bagi para pembaca,

Baca Juga : Klasifikasi Jarak

About the Author: dupecop

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *